Jumat, 03 April 2020

Vitamin E Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Konsumsi 7 Asupan Makanan Berikut Ini


Vitamin E Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Konsumsi 7 Asupan Makanan Berikut Ini

Asupan makanan yang mengandung vitamin E

MATA INDONESIA, JAKARTA-Meningkatkan daya tahan tubuh di tengah wabah virus corona menjadi hal yang paling diutamakan. Ternyata, daya tahan tubuh bisa ditingkatkan dengan asupan Vitamin E.


Sejumlah makanan diketahui kaya akan kandungan vitamin E. Kacang-kacangan dan biji-bijian memiliki kandungan vitamin E paling banyak. Beberapa sayuran hijau gelap, buah, dan makanan laut juga mengandung vitamin E.


Berikut sejumlah makanan yang mengandung vitamin E untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengutip Medical News Today.


Biji bunga matahari



Biji bunga matahari dikenal pula dengan istilah kuaci. Camilan satu ini kerap menemani banyak orang Indonesia di tengah waktu santainya. Dalam 100 gram biji bunga matahari mengandung 35,17 miligram vitamin E. Selain vitamin E, biji bunga matahari juga kaya akan serat, protein, potasium, magnesium, dan zync.

Download GTA San Andreas Mobile

Almond



Bukan rahasia lagi, almond menjadi salah satu camilan sehat yang bisa Anda konsumsi. Setiap 100 gram almond mengandung 25,63 vitamin E. Almond juga kaya akan nutrisi lain seperti protein, serat, potasium, dan magnesium. Anda bisa membuat almond panggang sebagai camilan atau menambahkannya ke dalam menu sarapan sereal Anda.


Kacang tanah



Mencamil kacang tanah ditemani secangkir teh hangat bisa membuat sore Anda terasa nikmat. Tak hanya itu, kacang tanah juga kaya akan manfaat. Lewat vitamin E yang dimiliki, kacang tanah dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ada sekitar 4,93 miligram vitamin E dalam setiap 100 gram kacang tanah.


Minyak



Beberapa jenis minyak diketahui kaya akan vitamin E. Sebut saja minyak biji gandum yang dalam satu sendok makannya mengandung 20,32 miligram vitamin E.


Selain itu ada pula minyak bekatul (4,39 miligram per 1 sdm) dan minyak biji anggur (3,92 miligram per 1 sdm).


Alpukat



Alpukat dikenal sebagai buah yang kaya nutrisi. Dalam 100 gram alpukat terkandung 2,07 miligram vitamin E. Dalam ukuran yang sama, alpukat juga mengandung 10 miligram vitamin C. Hal ini membuat alpukat menjadi salah satu buah yang tepat dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.


Bayam



Sama seperti alpukat, bayam juga dikenal sebagai salah satu sayur yang kaya akan nutrisi penting untuk tubuh. Dalam 100 gram bayam mentah terkandung sebanyak 2,03 miligram vitamin E. Selain itu, bayam juga mengandung nutrisi lainnya seperti vitamin A, vitamin C, serat, dan potasium.


Daun buah bit



Buah bit dikenal kaya akan manfaatnya untuk kesehatan. Selain dari dagingnya, manfaat itu juga bisa didapat dari daun buah bit. Dalam 100 gram daun buah bit mengandung sebanyak 1,81 miligram vitamin E. Selain itu, daun buah bit juga mengandung vitamin A, vitamin C, potasium, serat, zat besi, dan kalsium.

Akhir Kisah Fahrul Sudiana, Polisi Yang Menggelar Hajatan Mewah Di Saat Virus Corona

Bukannya berjaga-jaga layaknya teman seangkatannya, Fahrul Sudiana malah menggelar resepsi pernikahan besar di tengah-tengah maraknya wabah virus corona. Begini nasibnya sekarang.


Kisah seorang perwira polisi yang nekat menggelar resepsi pernikahan di tengah melonjaknya angka kasus virus corona viral di media masa.

Perwira polisi tersebut adalah Kapolsek Kembangan, Kompol Fahrul Sudiana.

Resepsi pernikahan yang dirayakan di hotel Jakarta tersebut hanya berseling dua hari setelah Maklumat Kapolri resmi mengeluarkan larangan orang berkerumunan di jalan…

…Untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Bagaimana nasib perwira asal Jakarta tersebut?

Simak berita selengkapnya di bawah ini.

Perwira Fahrul Sudiana Gelar Pernikahan di Tengah Status Siaga, Warganet Geram
fahrul sudiana
sumber: suara.com

Pernikahan Fahrul Sudiana dengan selebgram Rica Andriani dilangsungkan pada 21 Maret, 2020 di sebuah hotel megah di kawasan Senayan, Jakarta Pusat.

Resepsi yang dihadiri ratusan orang tersebut digelar tanpa menerapkan anjuran physical distancing.

Alhasil, foto-foto pernikahan Fahrul dan Rica pun ramai diperbincangkan di kalangan masa.

Fahrul dan Rica dianggap membahayakan lebih dari ratusan orang yang menghadiri pernikahan, belum lagi orang-orang yang kontak langsung dengan para tamu seusai pernikahan selesai.

Bersahabat dengan figur publik lainnya seperti Awkarin, komentar netizen yang geram atas keputusan Rica dan Fahrul yang tidak bertanggung jawab membanjiri akun pribadi Rica dan Karin.

Salah satu akun menulis, “Egois banget, mau sombong harta ga ingat waktu!”

Beberapa komentar pedas lainnya menyinggung ekspresi kedua pengantin yang bahagia di atas penderitaan banyak orang.


“Di saat orang lagi panik karena corona, korban dah banyak, lu malah cengegesan gelar resepsi yang bisa bahayain ribuan orang di Jakarta?” tulis satu akun, diikuti oleh umpatan vulgar.

Kabar Terdengar Polda Metro Jaya, Nasib Fahrul Kini Nahas
fahrul sudiana
sumber: idntimes.com

Viralnya berita tentang pernikahan Fahrul Sudiana dan Rica Andriani sampai ke telinga Polda Metro Jaya.

Perwira menengah tersebut kabarnya harus rela dimutasikan dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan.

“Menyangkut beredarnya foto Kapolsek Kembangan di media sosial tentang perkimpoian yang digelar pada tanggal 21 Maret yang lalu maka yang bersangkutan hasil pemeriksaan awal oleh propam Polda Metro Jaya telah melanggar disiplin,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada Kumparan, Kamis (02/04/20).

Yusri melanjutkan bahwa peraturan yang ditetapkan tentang larangan orang berkerumun saat wabah virus corona tidak hanya berlaku bagi rakyat biasa…

…Namun seluruh lapisan pemerintahan, termasuk anggota kepolisian.

“Jadi kalau ada yang tidak menaati maka siapa pun itu harus siap dengan segala konsekuensinya. Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya sejak hari ini yang bersangkutan dimutasikan ke Polda Metro Jaya sebagai analis kebijakan,” tambah Yusri
Semoga bermanfaat, Sahabat

Download GTA San Andreas Mobile

Banyak Orang Potong Rambut Buat Tolak Penyakit, Mitos Apa Fakta?


Banyak Orang Potong Rambut Buat Tolak Penyakit, Mitos Apa Fakta?

Berbagai cara orang berusaha agar selalu terhindar dari yang namanya penyakit. Mau pakai cara yang murah meriah ada, sampai yang mahal 'semihil-mihilnya' juga ada, tinggal menyesuaikan budget kita saja. 

Nah, berbicara penyakit apakah kamu pernah mendengar kalau dengan cara memotong rambut bisa menolak bala alias bisa menghindari bahaya penyakit?

Mungkin belum banyak yang mengetahuinya bahkan mungkin kamu baru mengetahui dari tulisan saya kali ini. Motong rambut, bisa menangkal penyakit, yang benar saja?

Motong atau pangkas rambut yang biasa kita lakukan di kios pinggiran jalan atau salon-salon terkenal umumnya dilakukan oleh kaum cowok yang merasa kegantengannya mulai memudar, jadi buat kamu yang ingin tampil ganteng kembali sekaligus terhindar dari penyakit maka rajin-rajinlah memotong rambut. 

Banyak Orang Potong Rambut Buat Tolak Penyakit, Mitos Apa Fakta?

Kembali ke topik, motong rambut katanya bisa menolak bala saya rasa hanyalah sebuah mitos belaka. Coba saja fikirkan dimana hubungan dan korelasinya memotong rambut dengan penyakit? Kalau bikin tambahngganteng dan tampil lebih fresh iya, betul?

Tapi setelah saya fikir-fikir mitos 'unik' ini menurut saya sedikit ada benarnya. Dimana kebenarannya itu bisa saya buktikan? Ya, kebenarannya adalah dengan memotong rambut maka bisa terhindar dari penyakit, tapi penyakit apa dulu?

Ya, penyakit yang lebih kepada faktor keluhan biasa yang ada di kepala seperti masalah ketombe, biang keringat, dan lainnya mungkin bisa kamu tambahkan nanti di kolom komentar.

Jadi, apakah mitos ini sudah terjawab, saya rasa sudah. Orang tua kita dahulu yang mengatakan memotong rambut bisa menghindari berbagai penyakit tujuannya adalah agar kita manut (waktu masih anak-anak) di ajak kebarbershop untuk potong rambut, hehe.

Memang banyak mitos yang unik dan berkesan aneh di tengah masyarakat kita. Tapi berbagai macam mitos memang tidak seharusnya kita terima bulat-bulat, harus kita analisa benar atau tidaknya dengan nalar dan logika, apa maksud dibalik semua itu. Umumnya mitos yang ada adalah berisi menyampaikan pesan yang tersirat agar kita mau atau tunduk dengan perintah tersebut. Namanya juga mitos, ya kan?


Download GTA San Andreas Mobile

Kenali Ciri-Ciri Pembawa Virus Corona Covid-19 Bersatus Silent Carrier



Jakarta- Pandemi virus corona covid-19 masih menjadi momok menakutkan di dunia, juga Indonesia. Tercatat hingga Kamis (2/4), ada tak kurang dari 1.790 orang positif terjangkit virus ini.

Virus ini menyebar begitu masif. Tak peduli usia dan jenis kelamin, siapapun bisa terpapar virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China ini.

Bahkan, belakangan, semenjak kasus virus Corona Covid-19 ada di Indonesia, ada banyak istilah baru yang mungkin sebagian dari Anda sudah pernah mendengar atau bahkan belum sama sekali mengetahuinya.

Seperti misalnya, apa itu carrier, immunocompetence atau immunocompromised?

Carrier atau silent carrier merupakan seseorang yang memiliki kemampuan membawa dan menyebarkan virus. Dalam hal corona covid-19, mereka biasanya juga didiagnosis positif Sars-Cov-2. Lantas, bagaimana ciri-cirinya?


1. Asimptomatik (tanpa gejala)





Sebenarnya ini yang banyak dikhawatirkan para tenaga medis. Kecurigaan asimptomatik pada pasien Covid-19 sebenarnya telah ada sejak virus ini menyebar di Wuhan, China. Namun, pasien tanpa gejala pertama diduga dari Taiwan.

Hal ini dikonfirmasi Badan Pengawas Epidemi Taiwan yang melaporkan kasus Novel Coronavirus ke-18, sekaligus yang pertama tanpa muncul gejala pada 9 Februari silam.

"Individu yang terinfeksi ini telah melakukan perjalanan ke Italia melalui Hong Kong pada tanggal 22 Januari dan kembali ke Taiwan pada tanggal 1 Februari," tulis laporan Badan pengawas epidemi Taiwan.

Ironisnya, kasus asimptomatik ini kian berkembang luas. Seperti dimuat laman South China Morning Post, terdapat lebih dari 20% kasus asimptomatik dari Korea Selatan, lebih dari 30% kasus asimptomatik dari Jepang, dan China. Setiap pasien Covid-19 asimptomatik ini biasanya mengalami gejala hanya selama 5 hari, meskipun masa inkubasinya dalam beberapa kasus bisa selama hampir 3 minggu.

2. Sampel darah

Sebuah studi oleh para ilmuwan dari University of Texas di Austin, Texas, memperkirakan bahwa orang yang belum menunjukkan gejala, berisiko menularkan sekitar 10% dari 450 kasus yang mereka pelajari di 93 kota Cina.

Temuan mereka sedang menunggu publikasi di jurnal Emerging Infectious Diseases.
Ho dari University of Hong Kong mengatakan beberapa pasien tanpa gejala memiliki viral load (kisaran jumlah partikel virus dan jumlah RNA HIV per 1 ml (1 cc) sampel darah) yang serupa dengan pasien yang memiliki gejala.

“Tentu saja sulit untuk mengatakan apakah mereka menular jika mereka tidak batuk. Tetapi ada juga droplet (yang dikeluarkan) saat Anda berbicara,” katanya.

3. Kebanyakan carrier berusia muda


Download GTA San Andreas Mobile



Benjamin Cowling, seorang profesor epidemiologi dan biostatistik di University of Hong Kong, mengatakan ada bukti yang jelas bahwa orang yang terinfeksi dapat menularkan infeksi sebelum gejala muncul. "Ada banyak laporan penularan sekitar 1-2 hari sebelum timbulnya gejala," katanya.

Sementara Hiroshi Nishiura, seorang ahli epidemiologi di Universitas Hokkaido, dalam International Journal of Infectious Diseases mengatakan, rasio asimptomatik bisa lebih tinggi di antara anak-anak daripada orang dewasa yang lebih tua.

4. Antibodi lemah





Secara ilmiah, seseorang yang immunocompetence berarti memiliki sistem kekebalan tubuh yang berfungsi dengan baik, sehingga tubuh mampu meningkatkan respons kekebalan yang tepat.

Namun, seseorang bisa juga menjadi immunocompromised (kebalikan immunocompetence, yaitu sistem kekebalan tubuh melemah, tidak berfungsi sebagaimana mestinya).

Setiap individu memiliki sistem kekebalan tubuh yang kompleks dalam melindungi tubuh terhadap penyakit menular. Agar berfungsi dengan baik, sistem kekebalan tubuh harus mampu mengenali pengganggu asing (misalnya Patogen seperti bakteri, virus, dan parasit) dan mengirim pembela untuk melawan zat asing tersebut.

Karena patogen dapat dengan cepat berubah dan beradaptasi, mereka kadang-kadang dapat menghindari deteksi oleh sistem kekebalan tubuh. Ketika ini terjadi, Anda bisa merasa sakit, lemah dan mengalami kesulitan melawan penyakit yang telah mengambil alih tubuh Anda.

Dalam kasus virus Corona saat ini, peneliti dari University of Melbourne di Peter Doherty Institute for Infection and Immunity di Australia telah memaparkan bagaimana sistem imun manusia meningkatkan respons terhadap Covid-19. Dan ada kemungkinan orang yang sistem imunnya bagus hanya mengalami gejala ringan hingga sedang dan sembuh lebih cepat daripada umumnya.

Prof. Katherine Kedzierska, rekan peneliti mengatakan, meskipun Covid-19 disebabkan oleh virus baru, namun pada orang orang yang sehat dengan sistem imun yang kuat, virus tidak akan bertahan.

Dalam penelitiannya, ia mencari orang yang dirawat setelah 4 hari timbul gejala infeksi Covid-19, termasuk lesu, sakit tenggorokan, batuk kering, nyeri dada pleuritik, napas pendek, dan demam. Juga mereka yang dibolehkan isolasi diri di rumah, dan pada hari ke-13 gejala mereka dinyatakan hilang.

Dalam studi mereka, para peneliti menganalisis sampel darah yang dikumpulkan oleh para profesional kesehatan dari pasien pada empat kesempatan berbeda: pada hari ke 7, 8, 9, dan 20 setelah onset gejala.

Dari studi tersebut, mereka menemukan, ada peningkatan imunoglobulin (merupakan jenis antibodi yang paling umum) yang bergegas untuk melawan virus, selama hari 7-9 setelah onset gejala.
Peningkatan imunoglobulin ini bertahan hingga hari ke 20 setelah onset gejala, menurut analisis.

Dari temuan ini, peneliti berharap dapat melakukan penelitian lebih luas secara global untuk lebih memahami bagaimana orang dapat meninggal akibat Covid-19, serta merespons kekebalan untuk mencegah Covid-19 dan virus-virus baru lainnya nanti, dilansir verywellhealth.

5. Kehilangan indera penciuman





Selain demam, batuk kering dan sesak napas. Sekelompok dokter menemukan sejumlah pasien terinfeksi Covid-19 ini kehilangan indra penciuman dan rasa.

Menurut dokter, kondisi ini disebut juga anosmia, hilangnya indera penciuman, dan ageusia (hilangnya indera perasa) muncul sebagai tanda khas Covid-19, dan kemungkinan penanda infeksi.

American Academy of Otolaryngology, Minggu (22 Maret) juga mengunggah informasi yang menunjukkan kalau indera penciuman yang hilang atau berkurang adalah gejala signifikan yang terkait dengan Covid-19, dan mereka telah terlihat pada pasien yang akhirnya dites positif, tanpa gejala lainnya.

Tanpa muncul gejala seperti alergi atau sinusistis, dokter harus mempertimbangkan untuk memeriksa pasien-pasien ini dan isolasi diri, dikutip dari NYTimes.
Sumber

Selasa, 31 Maret 2020

Sempat Disebut Negatif, Pasien Cianjur Harusnya Jadi Kasus Pertama Corona


Sempat Disebut Negatif, Pasien Cianjur Harusnya Jadi Kasus Pertama Corona

Pada 14 sampai 17 Februari pasien dari PT Telkom pergi ke Malaysia untuk menghadiri acara kantor.

Suara.com - Pemerintah mengumumkan pasien Covid-19 pertama di Indonesia pada 2 Maret 2020, warga Depok, Jawa Barat. Padahal, menurut tim Narasi TV yang ditayangkan pada Jumat (27/3/2020) kasus pertama seharusnya adalah pasien dari PT Telkom yang meninggal pada 4 Maret 2020.

Melansir dari Narasi TV, pada 14 sampai 17 Februari pasien pergi ke Malaysia untuk menghadiri acara kantor. Sepulang dari Malaysia, pada tanggal 20 Februari mengalami demam dan batuk.

Kemudian, pada 22 sampai 26 Februari pasien sempat dirawat di RS Mitra Keluarga Bekasi, selama lima hari lalu pasien tersebut diizinkan pulang karena kondisinya membaik.

Setelah dinyatakan kondisinya membaik, tanggal 29 Februari pasien pergi ke rumah mertuanya di Cianjur. Sayangnya pasien yang merupakan pegawai PT Telkom itu pingsan dan sesak napas pada tanggal 1 Maret 2020 dan dibawa ke RS Dr. Hafidz Cianjur.

Pada tanggal 3 Maret pagi, pasien meninggal Selasa (3/3/2020) dini hari pukul 04.00 WIB. Janggalnya, 9 jam kemudian Kemenkes lansung menyatakan bahwa pasien Cianjur tersebut negatif Covid-19 pada pukul 13.00 WIB.

Pengumuman yang dinyatakan juru bicara (jubir) Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto terkait pasien PT Telkom dianggap terlalu dini.


"Ketika almarhum dibawa ke Bekasi untuk dimakamkan, jam satu kita makamkan setelah itu muncul di media hasilnya negatif, kok hasilnya begitu cepat ," kata salah satu keluarga pasien pada Narasi TV.

Menurut Eijkman Institute hasil tes swab baru bisa keluar setelah 8-9 jam.

"Dari mulai ekstraksi, sampai kita mendapatkan hasil maka itu, sebenarnya sekitar 8-9 jam," kata Peneliti Lembaga Eijkman, Prof. Herawati Supolo pada Narasi TV.

Pihak Kemenkes melalui Achmad Yurianto memang mengumumkan 9 jam kemudian. Namun spesimen berada di Cianjur dan tes dilakukan di Balitbang Kemenkes Jakarta di mana jarak dari Cianjur-Jakarta memakan waktu 2-3 jam.

Dengan hasil negatif yang diumumkan pihak pemerintah, keluarga hidup seperti biasanya dan tidak dianjurkan untuk melakukan isolasi diri.

Pada Minggu (15/3/2020), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan bahwa pasien yang meninggal di Cianjur adalah pasien positif corona.


Setelah pernyataan Ridwan Kamil, Jubir Achmad Yurianto baru meralat pernyataanya saat itu dan mengonfirmasi bahwa pasien Cianjur memang positif corona pada Senin (16/3/2020).

"Bukan positif lagi, dia baru menjadi positif. Ya ini sesuatu yang berjalan sesuai dinamika penyakitnya tidak semua orang begitu diperiksa langsung positif enggak. Yang sering terjadi adalah negatif tetapi kok gejala klinisnya masih periksa lagi, serial, baru ketemu positif," ujar Yuri di RSPI Prof Dr Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta, Senin (16/3/2020).

Jubir Achmad Yurianto menyatakan ada pemeriksaan ulang, namun menurut hasil penelitian lapangan Narasi TV, pemeriksaan sampel pasien Cianjur hanya dilakukan sekali. Keluarga pasien yang tidak dianjurkan isolasi kemudian dinyatakan positif corona Pada Minggu (15/3/2020).

"Satu warga Bekasi di Cianjur meninggal dunia, sementara ada istri dan anak dari pasien yang meninggal dunia di Cianjur juga positif corona," kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (15/3/2020).

https://www.suara.com/news/2020/03/2...pertama-corona

Download GTA San Andreas Mobile

Disebut Nikahi Anak 7 Tahun, Syeikh Puji Dikutuk Kena Corona

Disebut Nikahi Anak 7 Tahun, Syeikh Puji Dikutuk Kena Corona
Foto: Twitter/ihatesonson

Jakarta, Insertlive - Lama tidak terdengar kabarnya, Pujiono Cahyo Widianto atau yang lebih dikenal dengan Syekh Puji disebut-sebut telah menikahi seorang bocah berusia 7 tahun.

Syekh Puji, berdasarkan berita yang beredar, telah menikahi seorang anak bawah umur dengan inisial D.

Kabar itu pun langsung menjadi perbincangan hangat di salah satu akun gosip di Instagram.

Disebut Nikahi Anak 7 Tahun, Syeikh Puji Dikutuk Kena Corona
Berita Syekh Puji/ Foto: Instagram/tantee_rempoong_oficiall

Melihat dari foto tersebut, salah satu media online menuliskan bahwa mereka telah melakukan wawancara ekskusif dengan Syekh Puji.

"Aku ini memang sukanya yang kecil," kata Syekh Puji dalam wawancara tersebut.

Alhasil unggahan itu pun memicu reaksi geram netizen.

"Yang kek gini kenapa ga kena corona sih?," tulis @yudhaprawira.

"Pedofill ini mahh 😩," timpal akun @amaliarizkys94.

"Udah jelas2 pedofil ni org.. kenapa ga ditangkap aja sih?," sahut @a_mandadamiani.

Sebelumnya Syekh Puji sempat viral lantaran kabar dirinya yang menikahi seorang bocah berusia 12 tahun yang bernama Lutfiana Ulfa.

(agn/des)

sumber

Download GTA San Andreas Mobile

ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau

ODP Tolak Tes Corona, Marah-marahi Tenaga Medis hingga Todongkan Pisau

SuaraJabar.id - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata murka setelah mendengar kabar ada tenaga medis yang diancam dengan pisau saat menggelar rapid test yang diikuti warga setempat.

Ancaman penodongan senjata itu diketahui dialami tenaga medis saat memeriksa warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) virus Corona (Covid-19).

Saking geramnya, Jeje mengaku siap memidanakan warga yang dianggap telah mengancam nyawa tenaga medis karena menolak dilakukan rapid test.

“Ayo kita lawan, yang bandel atau malah mengancam kita pidanakan saja,” kata Jeje seperti dilansir dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (31/3/2020).

Diketahui, pelaksanaan rapid test tahap dua mulai digelar Pemkab Pangandaran. Tes COVID-19 itu juga diikuti oleh tenaga medis. Namum, ada perbuatan yang tidak menyenangkan yang dilakukan warga kepada tenaga medis yang melakukan pemeriksaan tersebut.

Jeje mengaku prihatin dengan tindakan yang dilakukan warga terhadap para tenaga medis yang melakukan pemantauan dan memberikan imbauan agar tak berada di luar rumah selama wabah Corona. Sebab, ada pula tenaga medis yang dimarah-marahi warga karena tak senang karena ditegur saat berada di luar rumah.

"Saya dapat rekaman videonya langsung, petugas medis kita dimarahi ODP. Lalu ada yang hendak melakukan rapid test, tapi si ODP-nya malah mengacungkan pisau,” kata dia.

https://jabar.suara.com/read/2020/03...odongkan-pisau

Download GTA San Andreas Mobile